En 1856, el adventismo millerita, anteriormente filadelfiano, fue identificado por James y Ellen White como laodicense. James White comenzó entonces a promover el mensaje de Laodicea al movimiento por medio de la Review and Herald. En la misma publicación, en el mismo año, también se presentó mayor luz acerca de los “siete tiempos” de Levítico veintiséis en una serie de ocho artículos de Hiram Edson, a quien los White tenían en tan alta estima que dieron su nombre a su primer hijo. La serie concluyó con la promesa de que sería completada en el futuro, pero nunca volvió a aparecer. En el punto de transición del movimiento del primer ángel, de Filadelfia a Laodicea, el movimiento tropezó con los “siete tiempos” de Levítico veintiséis, que representaban la primera “profecía de tiempo” que los ángeles de Dios habían guiado a William Miller a reconocer y proclamar.

“ਏழு காலங்கள்” மில்லரைட் ஆலயத்தின் அஸ்திவாரத்தின் பிரதான மூலைக்கல்லாயிருந்தது. பரிசுத்தமான அஸ்திவாரத்தைப் பற்றிய ஒவ்வொரு தீர்க்கதரிசன உருவகமும் கிறிஸ்துவைப் பற்றிய உருவகமே ஆகும்; ஏனெனில், கிறிஸ்துவைத்தவிர வேறொரு அஸ்திவாரம் போடப்பட முடியாது.

Sabab asas lain tiada seorang pun dapat meletakkan selain daripada asas yang telah diletakkan, iaitu Yesus Kristus. 1 Korintus 3:11.

Ga se feela gore Keresete ke motheo, gape ke leje la motheo le baagi ba ileng ba le gana, mme morago ga moo ba kgopiwa ke lone. Ke ene leje leo kwa bofelong le nnang tlhogo ya sekhutlo. Mo hisitoring ya Bamillerite, “dinako di supa” e ne e le sesupo sa leje leo la sekhutlo.

Kristus meneguhkan perjanjian itu dengan banyak orang selama satu minggu. Struktur nubuatan “tujuh masa” terhadap kerajaan utara Israel (yang telah diidentifikasi Hiram Edson dalam delapan artikel yang belum selesai) mengulang struktur yang sama persis dengan minggu kenabian di mana Kristus meneguhkan perjanjian itu sebagai penggenapan Daniel pasal sembilan, ayat dua puluh tujuh. Minggu ketika Kristus sedang mengumpulkan Israel adalah struktur yang sama persis dengan minggu ketika Kristus mencerai-beraikan Israel. Penyerakan Israel purba adalah dua ribu lima ratus dua puluh tahun, dan pengumpulan Israel rohani adalah dua ribu lima ratus dua puluh hari. Ia mengumpulkan Israel untuk meneguhkan perjanjian itu dan Ia mencerai-beraikan Israel oleh sebab persengketaan perjanjian-Nya. Mengidentifikasi “tujuh masa” sebagai batu penjuru dari bait suci Millerit sepenuhnya selaras dengan mengidentifikasi Kristus sebagai batu penjuru. Menolak batu itu berarti menolak Kristus.

Bila Kristus, pada tahun 1856, buat pertama kalinya dalam sejarah Kekristenan, berdiri mengetuk pintu Laodikia, Ia sedang berusaha menghasilkan suatu pertambahan pengetahuan mengenai batu sandungan yang para pembangun hendak singkirkan. Tujuh tahun kemudian, atau dapat dikatakan, dua ribu lima ratus dua puluh hari simbolis kemudian, Adventisme Laodikia menutup pintu itu. Sungguh menyedihkan, Adventisme menolak untuk melihat pertambahan pengetahuan itu. Batu yang membuat engkau tersandung adalah batu yang tidak engkau lihat, namun batu itu tetap ada.

Umat-Ku binasa karena kekurangan pengetahuan; karena engkau telah menolak pengetahuan, Aku pun akan menolak engkau, sehingga engkau tidak lagi menjadi imam bagi-Ku; oleh karena engkau telah melupakan hukum Allahmu, Aku juga akan melupakan anak-anakmu. Hosea 4:6.

Kutlwelwa kwa “mikhathi lyamfano,” ku lwisya ubufumu bwa kusini bwa Yuda, kwandile mu 677 BC no kumalilwe pa 22 October, 1844, pamo nu buprofeti bwa myaka amakana yabili na mia yatatu bwa mu Daniel chapitala ya nane, vesi ya kumi na yone. “Mikhathi lyamfano” ni cimo mu buprofeti bwene ubwafilwe kale ukuti ni “cilao ca kutandikilako ne nsansa yakwe ya pakati” iya mukwakulondela kwa Advent. Icilao ca kutandikilako ne nsansa yakwe ya pakati iya Adventism fyafikilishiwe pa nshita ine yene pamo na buprofeti bumbi bwengi. “Mikhathi lyamfano,” amanda amakana yabili na mia yatatu, Malaki chapitala ya butatu, Daniel chapitala ya cine lubali, vesi ya kumi na butatu, kabili ne cishilangililo ca ba nacisungu ikumi ca mu Mateo twenti-faivi, fyonse fyafikilishiwe pa 22 October, 1844. Itariki ya 22 October, 1844, ni yo itariki ya musingi iya mukwakulondela kwa Advent, kabili mwailiilya noyo itariki, kwaliko fye ukufunda kumo ukwaishibikwe.

Malaika yula oyo namonaki atelemi likolo ya mbu mpe likolo ya mabele atombolaki lobɔkɔ na ye epai ya likoló, mpe alapaki ndayi na Ye oyo azali na bomoi libela na libela, oyo akelá likoló, mpe biloko oyo ezali kati na yango, mpe mabele, mpe biloko oyo ezali kati na yango, mpe mbu, mpe biloko oyo ezali kati na yango, ete ntango ekozala lisusu te. Emoniseli 10:5, 6.

Kgaitsadi White o supa morongwa wa Tshenolo kgaolo ya lesome, yo a neng a eme mo lefatsheng le mo lewatleng, e le Jesu Keresete.

“Malaikat yang perkasa yang memberi petunjuk kepada Yohanes tidak lain ialah Yesus Kristus. Menempatkan kaki kanan-Nya di atas laut, dan kaki kiri-Nya di atas daratan, menunjukkan peranan yang sedang dijalankan-Nya dalam adegan-adegan penutup dari pertentangan besar dengan Iblis. Posisi ini menandakan kuasa dan otoritas-Nya yang tertinggi atas seluruh bumi.” The Seventh-day Adventist Bible Commentary, volume 7, 971.

Kristus mengambil kedudukan berdiri di atas laut dan bumi untuk melambangkan otoritas-Nya yang tertinggi. Lalu Ia mengangkat tangan-Nya dan memerintahkan bahwa “waktu tidak akan ada lagi.” Kristus sedang mengikat perjanjian dengan kaum Millerit, dan Ia memberi kepada mereka satu perintah, sama seperti yang Ia berikan kepada Abraham ketika Ia mengikat perjanjian dengannya. Ia memerintahkan Abraham untuk menyunat anak-anak laki-laki. Ketika Ia mengikat perjanjian dengan suatu umat pilihan dalam sejarah Musa, Ia memberikan banyak perintah, dan perintah-perintah itu mencakup ketetapan bahwa hanya para imam yang boleh menyentuh tabut itu. Ia mengangkat tangan-Nya dan bersumpah pada 22 Oktober 1844 bahwa waktu nubuatan tidak boleh lagi dimasukkan ke dalam nubuatan-nubuatan Alkitab. Yesus telah membahas pokok “masa dan waktu” ketika Ia naik ke surga dalam awan malaikat-malaikat, dengan demikian melambangkan kenaikan dua saksi sebagai panji. Apa yang Ia perintahkan pada waktu itu adalah mengenai “masa dan waktu.”

Ongbikobaoba dekbae chiman, Uo, nangni skanggipa somoirangao Israelo rajyako taigipin piltaigenma? ine uko sing∙aha. Ua uamangna aganaha, Pagipa an∙tangni bilni ning∙o donna donaha je somoi aro salrango, uko uamang uina nangja. Indiba Rongtalgipa Gisiko na∙simangni kosako re∙baon, na∙simang bilko man∙gen; aro Jerusalem-o, Judaea gimiko, Samaria-o, aro a∙gilsakni bon∙kamgipa bakona kingking anga ho’e sakkirang ong∙gen. Acts 1:6–8.

Yeso ga se ka a ka a re ga go na dinako le dipaka, gonne fa a ne a bua ka Solomone o ne a tlhomamisa gore go na le “dinako le dipaka.”

Nna tsotlhe go na le paka, mme nako e le ya maikaelelo mongwe le mongwe kafa tlase ga legodimo: Moreri 3:1.

A ngoheh le raa tii lalang misi ne “arakhat le avel” ka Bibel, asel a ttehna in Palmoni, “A Tlum Ngaram Cuangcuang”, cuka zong in ni October 22, 1844 atangin Pathian mi pawl cu caan parah a thirhmi profet thucah zeihmanh an phuan ṭhan lo ding ti thu pek an si. Jesuh in a kaihhlan hlan deuhah zirtirtu pawl hnenih a pekmi ruahnak cu, a thianghlimmi a mi pawl hi Thuphuan bung 11 ah hmelchunhnak vekin hlun an si tik hlan deuh ih san thuanthu a rak langter, cun October 22, 1844 ah a pekmi thupek thawn a rem. Adventism thumawknak ni ah Khrih cun caan parah a bunhmi profet thucah dang a um nawn lo ding ti thu a pek, cun a kaihhlan tikah—Thuphuan bung 11 ih hrih thei pahnih an kaihhlan dingmi cu a entawnmi a si—cu thupek cu a sal ṭhan.

“Biarlah semua saudara laki-laki dan perempuan kita waspada terhadap siapa pun yang hendak menetapkan suatu waktu bagi Tuhan untuk menggenapi firman-Nya berkenaan dengan kedatangan-Nya, atau berkenaan dengan janji lain apa pun yang telah Ia buat yang memiliki makna khusus. ‘Bukanlah bagianmu untuk mengetahui masa atau waktu, yang Bapa tetapkan menurut kuasa-Nya sendiri.’ Guru-guru palsu mungkin tampak sangat bergiat bagi pekerjaan Allah, dan mungkin mengeluarkan sarana untuk membawa teori-teori mereka ke hadapan dunia dan gereja; tetapi ketika mereka mencampurkan kekeliruan dengan kebenaran, pekabaran mereka adalah pekabaran penyesatan, dan akan menuntun jiwa-jiwa ke dalam jalan-jalan yang palsu. Mereka harus dihadapi dan ditentang, bukan karena mereka adalah orang-orang jahat, melainkan karena mereka adalah pengajar kepalsuan dan sedang berusaha membubuhkan pada kepalsuan cap kebenaran.” Testimonies to Ministers, 55.

Saudari White menegaskan dengan jelas bahwa kita tidak akan pernah mempunyai suatu pekabaran waktu yang menetapkan sesuatu pun yang mempunyai arti khusus, bukan hanya Kedatangan-Nya yang Kedua. Nubuatan waktu, yang merupakan tema gerakan Millerit, berakhir pada 22 Oktober 1844, dan satu-satunya perintah yang berkaitan dengan tanggal yang mendasar itu ialah bahwa waktu tidak boleh lagi digunakan dalam penyampaian pekabaran Allah.

Pada permulaan gerakan malaikat pertama, tepat pada saat peralihan dari Filadelfia kepada Laodikia, terang yang bertambah telah diberikan mengenai kebenaran dasar gerakan Millerite. Tujuh tahun kemudian, atau dua ribu lima ratus dua puluh hari simbolik kemudian, atau satu “padang gurun” kemudian, pada tahun 1863, batu penjuru dasar “tujuh masa” itu telah dikesampingkan oleh para pembangun.

Dalam gerakan penutup malaikat yang ketiga, tepat pada titik peralihan dari Laodikia kepada Filadelfia, suatu ujian yang mencakup pengakuan akan dosa-dosa para bapa diberikan. Ujian mengenai dasar bagi para bapa itu ialah “tujuh kali,” yang merupakan batu dasar mereka. Akankah gerakan penutup itu mengabaikan satu-satunya perintah yang berkaitan dengan tarikh dasar itu, sebagaimana bapa-bapa mereka telah mengabaikan batu dasar mereka?

Ya. Mereka sungguh-sungguh telah melakukan hal yang sama itu. Mereka mengulangi dosa-dosa nenek moyang mereka.

Bapa-bapa mereka tidak berdosa pada tarikh asas, kerana antara lain mereka masih merupakan orang Filadelfia pada tarikh asas itu. Bapa-bapa mereka gagal dalam ujian asas mereka apabila mereka berubah menjadi Laodikia dan menolak “tujuh kali” berserta terangannya yang semakin bertambah.

Kegagalan asas mereka pada tahun 1863 telah didahului oleh tujuh tahun Kristus mengetuk pintu hati Laodikia mereka. Tujuh tahun melambangkan “tujuh masa” dan “padang gurun.” Selepas “padang gurun” dari tahun 1856 hingga 1863, mereka gagal dalam ujian asas mereka.

ဗျာဒိတ်သုံးပါးသတင်း၏ လှုပ်ရှားမှုတွင် ပထမအကြိမ် စိတ်ပျက်ခြင်း ဖြစ်ပေါ်ရာ၌၊ ဘုရားသခင်၏ လူမျိုးသည် အခြေခံရက်စွဲနှင့် တိုက်ရိုက်ဆက်နွှယ်နေသော တစ်ခုတည်းသော ပညတ်တော်ကို ပယ်ချခြင်းအားဖြင့် အပြစ်ပြုခဲ့ကြသည်။ သူတို့သည် ပိုမိုကောင်းမွန်စွာ သိနေကြသော်လည်း၊ အချိန်ခန့်မှန်းခြင်းကို ပရောဖက်ပြုသတင်းစကားထဲသို့ ပေါင်းစည်းထည့်သွင်းရန် ရွေးချယ်ခဲ့ကြသည်။ ထိုသို့ပြုခြင်းအားဖြင့်၊ မောရှေသည် မိမိသားကို အရေဖျားမဖြတ်ဘဲ လျစ်လျူရှုခဲ့သော အပြစ်နှင့်၊ ဥဇ္ဇာသည် မိမိမထိရဟု သိရှိထားသော်လည်း သေတ္တာတော်ကို ထိတွေ့ခဲ့သော အပြစ်တို့ကို ထပ်မံကျူးလွန်ခဲ့ကြသည်။ ဗျာဒိတ်သုံးပါးသတင်း၏ လှုပ်ရှားမှုသည် မိမိတို့ သိရှိထားသည့် မမှန်ကန်သောအရာကို ပြုလုပ်ခဲ့သည်။ မည်သူမဆို ထိုအချက်အပေါ် ဆေးသုတ်ဖုံးကွယ်လိုလျှင်၊ ထိုဆေးသုတ်ဘူး၌ ကျန်ရှိသမျှကိုလည်း အသုံးပြု၍ မောရှေနှင့် ဥဇ္ဇာနှစ်ဦးစလုံးသည် အပြစ်ပြုခဲ့ကြပြီး၊ ပြုပြင်ပြောင်းလဲရေးလိုင်းအပေါင်းတို့အနက် အလွန်နောက်ဆုံးသော ပြုပြင်ပြောင်းလဲရေးလိုင်း၏ ပထမအကြိမ် စိတ်ပျက်ခြင်းကို သင်္ကေတပြုကြစဉ်၌ ဘုရားသခင်၏ အလိုတော်ကို ဆန့်ကျင်သော ပုန်ကန်မှုကို ထင်ရှားပြသခဲ့ကြသည်ဟူသော အမှန်တရားကိုပါ ဖုံးကွယ်စေပါစေ—ထိုပြုပြင်ပြောင်းလဲရေးလိုင်းသည် ပြုပြင်ပြောင်းလဲရေးလိုင်းအားလုံးက ရှေ့တော်သို့ ညွှန်ပြထားသော လိုင်းဖြစ်သည်။ ပြုပြင်ပြောင်းလဲရေးလိုင်းများအတွင်းရှိ ပထမအကြိမ် စိတ်ပျက်ခြင်း၏ ပုံဆောင်ချက်များသည် အာလဖနှင့် အိုမေဂါ၏ လက်မှတ်ကို ဆောင်လျက်ရှိကြပြီး၊ ထိုအတွင်းမှ မှတ်တမ်းသည် ဘုရားသခင်၏ လူမျိုးအတွက် အကျိုးရှိစေခြင်းငှာ ဖြစ်၏၊ ဘုရားသခင်၏ လူမျိုးက ထိုအရာအားဖြင့် အကျိုးမခံယူလိုကြသော်လည်း။

Mmasi a ngelo ya ntlha a a neelwa paka ya dingwaga di supa, e leng sesupo sa naga ya “dinako di supa,” gore ba amogele molaetsa wa Laodikea mmogo le lesedi la “dinako di supa.” Khutsafalo ya “dinako di supa” ke khutsafalo ya go kgwediwa mo molomong wa Morena. Ka 1863, ba ne ba boeletsa tiro ya go aga Jeriko sesha, tiro e e neng e na le “khutsafalo.” Dingwaga di supa go tloga ka 1856 go ya go 1863 ke setshwantsho se sennye sa botsuolodi jwa boleo jwa borraabo Iseraele wa bogologolo jo bo neng jwa ba tlisetsa khutsafalo ya “dinako di supa.” Iseraele wa segompieno o ne a boeletsa maleo a borraabo ka 1863.

Tsamaiso ya lengeloi la boraro e ile ya hloleha tekong ya ho soetseha ha pele ka nnete jwalokaha Moshe le Uzza le bona ba ile ba hloleha. Ka nako eo ba ile ba bolawa diterateng nakong ya “feella” ya matsatsi a mararo le halofo. Jwale ba ntse ba bopuwa mebeleng ka modumo wa Motshedisi. Modumo wa Motshedisi o ntse o newa ka “lentswe” feelleng, mme jwale ba tobane le teko, e seng ya ho bea nako, empa ya “dinako tse supileng.” Ba se ba kile ba hloleha tekong ya ho bea nako.

ওলোনাক “সেভেন টাইমস” ওলিনা ওয়াখালবা অচুম্বা অহানবা ওইনা ময়েক শাবা ওইদে, কারণ মখোয়না মমাংলৈদা “সেভেন টাইমস” অচুম্বা মফম অমা ওইনা খনবদা সাক্ষ্য পীবা লৈরে। মখোয়না ছত্রিশশত মধৌ অমসুং কুঙথোকপগী ভাক্য, অৰ্থাৎ ছাব্বিশশত নুপীশিং খৈদোকপগী ভবিষ্যদ্বাণী, তাম্বা য়ারে হায়না ফঙদোকখ্রে। অদুবু মখোয়না “সেভেন টাইমস” গী অনৌবা পরীক্ষামূলক নুংশি অমা লৈরিবা তৌরিবগীদমক মশক খঙদ্রবা ঙমই। মখোয় অদুনা 1856 দা মখোয়গী ইপা-ইপুশিংনা লেইরম্বা ফিভমদুদা হৌজিক লেইরে। অনৌবা নুংশি অদুদি, রেভেলেশন ১১ গী অহুম অমসুং অর্ধ নুমিত অদু ফ্রেঞ্চ রেভোলিউশন খক্তা শনাক্ত তৌবদগী মতুং ইনবা নত্তে, অদুবু মসি হৌজিক্কী অহানবা অচুম্বা ওইরে।

Adakah pembukaan sejarah tersembunyi tentang tujuh guruh, dan pembukaan meterai ketujuh, sebenarnya merupakan dua saksi yang menandakan bahawa Wahyu Yesus Kristus kini sedang dinyahsul? Jika demikian, benarkah bahawa seluruh kitab Wahyu sedang berbicara tentang akhir zaman? Jika itu benar, maka adakah tiga setengah hari itu melambangkan masa penangguhan dalam perumpamaan tentang anak-anak dara? Jika demikian, maka adakah penyelesaian “tujuh kali” itu sebenarnya melambangkan suatu perintah yang mesti dipenuhi oleh mereka yang telah mengambil bahagian dalam ramalan Nashville pada 18 Julai 2020?

Wahai! Ada satu ujian bagi kamu! Adakah mereka yang bangun dan menyedari bahawa mereka berada dalam masa penangguhan itu, benar-benar perlu bertaubat atas dosa mereka, dan dosa bapa-bapa mereka pada penghujung tiga setengah hari itu? Adakah benar-benar suatu dosa untuk mengabaikan perintah agar tidak menggunakan masa dalam suatu ramalan?

Bagi mereka yang mengambil pendirian bahawa ramalan Nashville yang gagal itu entah bagaimana merupakan maksud yang dikehendaki Tuhan, dan yang sesudah itu telah berusaha mempertahankan dakwaan tersebut, saya ingin menambahkan satu lagi pemerhatian, selain daripada dosa menggunakan penetapan masa dalam nubuatan Tuhan. Apa yang berlaku dengan ramalan palsu tentang Nashville itu bukan sekadar suatu manifestasi pemberontakan terhadap perintah Kristus pada tahun 1844, tetapi juga suatu tindakan yang memberitahu mereka yang di luar Adventisme bahawa ramalan-ramalan yang terdapat dalam Roh Nubuat adalah cacat. Hal itu merupakan suatu celaan terhadap tulisan-tulisan Roh Nubuat. Hal itu memberikan bukti bagi mereka yang di dunia bahawa tulisan-tulisan Ellen White sama pentingnya dengan tulisan-tulisan Joseph Smith, atau Nostradamus. Kata-kata Ellen White yang berharga telah dicemarkan oleh kata-kata hina daripada pemberontakan kita. Hal itu bukan sahaja suatu pemberontakan terhadap Kristus, yang adalah Firman Tuhan, tetapi pada masa yang sama juga suatu pemberontakan terhadap Roh Nubuat. Yohanes sedang dianiaya di pulau yang bernama Patmos itu, bukan kerana dia meletakkan pendapat manusianya di atas Alkitab dan Roh Nubuat, melainkan kerana dia mentaati kedua-dua saksi itu.

Beta Yohanes, yisiyani nodin uw'angu, na mubwezi mu masunzo, no mu bufumu no mu kwigumya kwa Yesu Kristo, nali ku kizinga ekituumibwa Patumo, olw’Ekigambo kya Katonda, n’olw’obujulirwa bwa Yesu Kristo. Okubikkulirwa 1:9.

ଯାତ୍ରାର ପ୍ରଥମ ନିରାଶାବେଳେ ଆମେ ଆମ ପିତା ମୋଶାଙ୍କର ପାପମାନଙ୍କୁ ପୁନରାବୃତ୍ତ କରିଥିଲୁ, ଏବଂ ଏହାକୁ ଆମେ ସ୍ୱୀକାର କରିବାକୁ ପଡ଼ିବ। ଏହାକୁ ଆମେ ସ୍ୱୀକାର କରିବାକୁ ପଡ଼ିବ, କାରଣ ଆମେ ବର୍ତ୍ତମାନ 1856ରେ ଅଛୁ। “seven times” ବିଷୟରେ ବର୍ତ୍ତମାନ ନୂତନ ଆଲୋକ ରହିଛି, ଯେପରି ସେତେବେଳେ ଥିଲା। ଆରମ୍ଭିକ ଆନ୍ଦୋଳନ 1856ରେ Philadelphia ରୁ Laodicea କୁ ସନ୍ଧିକାଳରେ ଥିବାପରି, ଆମେ ବର୍ତ୍ତମାନ Laodicea ରୁ Philadelphia କୁ ସନ୍ଧିକାଳରେ ଅଛୁ। 1856ରେ ଆମ ପୂର୍ବଜମାନେ “seven times” ସମ୍ବନ୍ଧୀୟ ଜ୍ଞାନବୃଦ୍ଧିର ପ୍ରକାଶନକୁ ଥାମି ଦେଇଥିଲେ। ଆମେ ସେହି ଆଲୋକର ପ୍ରକାଶନକୁ ସାମ୍ଭାବ୍ୟତଃ ଥାମି ପାରିବୁ ନାହିଁ, କିନ୍ତୁ ନିଶ୍ଚୟ ଭାବେ ଏହି ଆଲୋକ ବିରୋଧରେ ଆମ ହୃଦୟର ଦ୍ୱାରଗୁଡ଼ିକୁ ବନ୍ଦ କରିପାରିବୁ। ଆମେ, ମୂଳ Seventh-day Adventist ନିର୍ମାତାମାନେ ଯେପରି କରିଥିଲେ, ସେପରି ଅଭିନୟ କରିପାରିବୁ ଯେ ପଥରଟି ବାସ୍ତବରେ ସେଠାରେ ନଥିଲା, ଏବଂ ତାହାରେ ଠୋକର ଖାଇ ଚାଲିଥାଇପାରିବୁ। ଆମର ସମସ୍ୟା ହେଲା, ଆମ ମୁଣ୍ଡକୁ ବାଲିରେ ପଚାଇ ରଖିବା ପାଇଁ ଆମ ପାଖରେ ଏକ ଶତାବ୍ଦୀରୁ ଅଧିକ ସମୟ ନାହିଁ, କାରଣ ନ୍ୟାୟବିଚାରମାନେ ଏହିମଧ୍ୟରେ ଆରମ୍ଭ ହୋଇଯାଇଛି।

Da keră Alpha şi Omega să ne înveţe prin principiul că sfârşitul unui lucru este ilustrat de începutul acelui lucru, putem vedea cu uşurinţă că Alpha şi Omega demonstrează că prezicerea despre Nashville a fost prefigurată de părinţii noştri. Când recunoaştem acest adevăr, atunci vom fi confruntaţi cu realitatea că, de la acea prezicere încoace, orice efort de a produce un fel de logică omenească pentru a justifica prezicerea eşuată n-a fost nimic mai mult decât o frunză de smochin. Atunci vom vedea că Dumnezeu nu a umblat cu noi cât timp am fost în ţara vrăjmaşului. El a fost acolo, dar numai în sensul că a bătut la uşile inimilor, căutând intrare. Dacă frunza de smochin a logicii omeneşti este îndepărtată, atunci am putea vedea şi că tăgăduirea, sau logica omenească greşită pe care am folosit-o pentru a justifica prezicerea despre Nashville, este dovada că am umblat împotriva lui Hristos.

ឆ្នាំ 1856 អាដវេនទីសម៍ ភីឡាឌែលហ្វ្យា បានប្រែទៅជាឡាវដីសេអា ហើយពួកគេក៏បានដឹងអំពីវាផងដែរ។ ព្រះអម្ចាស់បានបញ្ជាក់រឿងនេះតាមរយៈពាក្យសម្ដីរបស់ស្ត្រីហោរាការិនី និងស្វាមីរបស់នាង។ ដោយឈរនៅមុខទ្វារនៃដួងចិត្តឡាវដីសេអាទាំងនោះ ព្រះគ្រីស្ទបានផ្ដល់ជូនថា នឹងយាងចូលមក ហើយទទួលទានអាហារជាមួយពួកគេ។ អាហារដែលទ្រង់បាននាំមកសម្រាប់ទទួលទាននោះ គឺជាថ្មគ្រឹះនៃ “seven times”។ ពួកគេបានបដិសេធ។

Pada tahun 2023, pergerakan terakhir kini sedang melampaui dari Laodikia menuju Filadelfia, sebab gereja yang kedelapan berasal dari ketujuh gereja itu. Tuhan Alfa dan Omega telah meneguhkannya melalui firman “kebenaran”-Nya. Kristus kini berdiri di depan pintu tulang-tulang kering yang baru saja mati itu, menawarkan untuk masuk dan makan bersama mereka, dan santapan yang hendak Ia bagikan kepada mereka adalah santapan yang sama persis yang dahulu Ia usahakan untuk dibagikan kepada nenek moyang mereka pada tahun 1856. Itu bukan semata-mata perkara dasar-dasar pokok dari doktrin “tujuh masa,” sebagaimana halnya bagi nenek moyang mereka pada tahun 1856. Tidak, melainkan obat yang pahit dari “tujuh masa” itu, dan obat itu menuntut jenis kerendahan hati yang sering sukar ditelan.

Firman Tuhan datang lagi kepadaku, demikian: Hai anak manusia, katakanlah kepada raja Tirus: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh sebab hatimu menjadi tinggi dan engkau berkata: Aku adalah Allah, aku duduk di takhta Allah, di tengah-tengah lautan; padahal engkau adalah manusia, dan bukan Allah, sekalipun engkau menaruh hatimu seperti hati Allah. Lihatlah, engkau lebih bijaksana daripada Daniel; tiada rahasia yang dapat mereka sembunyikan daripadamu. Yehezkiel 28:1–3.

Mungkin antara kita yang turut serta dalam ramalan Nashville itu lebih bijaksana daripada Daniel?

နှစ်ဦးအစိုးရ၏ ပထမနှစ်၌ ငါ ဒန်ယေလသည် စာအုပ်များအားဖြင့် နှစ်အရေအတွက်ကို နားလည်ခဲ့၏။ ထိုနှစ်အရေအတွက်နှင့် စပ်လျဉ်း၍ ထာဝရဘုရား၏ နှုတ်ကပတ်တော်သည် ပရောဖက် ယေရမိထံသို့ ရောက်လာခဲ့ပြီး၊ ယေရုရှလင်၏ ပျက်စီးခြင်းများအပေါ် ခုနစ်ဆယ်နှစ်ကို ပြည့်စုံစေတော်မူမည်ဟု ဆိုခဲ့၏။ ထိုနောက် ငါသည် ဆုတောင်းပဌနာနှင့် တောင်းပန်လျှောက်ထားခြင်းအားဖြင့်၊ အစာရှောင်ခြင်း၊ အိတ်အဝတ်ဝတ်ဆင်ခြင်းနှင့် ပြာတင်ခြင်းတို့နှင့်အတူ ရှာဖွေမည်အကြောင်း၊ အရှင်ထာဝရဘုရားသခင်ထံသို့ မျက်နှာထားခဲ့၏။ ထိုသို့ ငါသည် ငါ၏ဘုရားသခင် ထာဝရဘုရားထံ ဆုတောင်းလျက်၊ အပြစ်ဝန်ခံ၍ လျှောက်ဆိုသည်မှာ၊ အို သခင်၊ ကိုယ်တော်သည် ကြီးမြတ်၍ ကြောက်မက်ဖွယ်ကောင်းသော ဘုရားသခင်ဖြစ်တော်မူ၏။ ကိုယ်တော်ကို ချစ်သောသူများနှင့် ကိုယ်တော်၏ ပညတ်တော်များကို စောင့်ရှောက်သောသူများအပေါ် ပဋိညာဉ်နှင့် ကရုဏာကို စောင့်ထိန်းတော်မူ၏။ အကျွန်ုပ်တို့သည် အပြစ်ပြုခဲ့ကြပါပြီ၊ မတရားမှုကို ကျူးလွန်ခဲ့ကြပါပြီ၊ ဆိုးယုတ်စွာ ပြုမူခဲ့ကြပါပြီ၊ ပုန်ကန်ခဲ့ကြပါပြီ။ ကိုယ်တော်၏ စည်းမျဉ်းတော်များနှင့် တရားစီရင်ချက်တော်များမှ လွဲချော်ထွက်ခွာခြင်းအားဖြင့်ပင် ထိုသို့ပြုခဲ့ကြပါပြီ။ ထို့ပြင် ကိုယ်တော်၏ နာမတော်ဖြင့် အကျွန်ုပ်တို့၏ ရှင်ဘုရင်များ၊ မင်းသားများ၊ ဘိုးဘေးများနှင့် ပြည်သူပြည်သား အပေါင်းတို့အား ဟောပြောခဲ့သော ကိုယ်တော်၏ ကျွန်ပရောဖက်များ၏ စကားကိုလည်း အကျွန်ုပ်တို့ မနာခံခဲ့ကြပါ။ အို သခင်၊ ဖြောင့်မတ်ခြင်းသည် ကိုယ်တော်နှင့် သက်ဆိုင်ပါ၏။ သို့သော် မျက်နှာပျက်အရှက်ရခြင်းသည် ယနေ့ကဲ့သို့ အကျွန်ုပ်တို့နှင့် သက်ဆိုင်ပါ၏။ ယုဒပြည်သားတို့၌လည်းကောင်း၊ ယေရုရှလင်မြို့နေသူတို့၌လည်းကောင်း၊ အနီးရှိသူနှင့် အဝေးရှိသူ အစ္စရေးအပေါင်းတို့၌လည်းကောင်း၊ ကိုယ်တော်ကို ဆန့်ကျင်၍ ပြစ်မှားခဲ့သော သူတို့၏ လွန်ကျူးမှုကြောင့် ကိုယ်တော် နှင်ထုတ်တော်မူခဲ့သော တိုင်းနိုင်ငံအပေါင်းတို့အတွင်း၌လည်းကောင်း ထိုသို့ဖြစ်ပါ၏။ အို သခင်၊ မျက်နှာပျက်အရှက်ရခြင်းသည် အကျွန်ုပ်တို့၌၊ အကျွန်ုပ်တို့၏ ရှင်ဘုရင်များ၌၊ မင်းသားများ၌၊ ဘိုးဘေးများ၌ သက်ဆိုင်ပါ၏။ အကြောင်းမူကား အကျွန်ုပ်တို့သည် ကိုယ်တော်ကို ဆန့်ကျင်၍ အပြစ်ပြုခဲ့ကြသောကြောင့် ဖြစ်ပါ၏။ အကျွန်ုပ်တို့သည် ကိုယ်တော်ကို ပုန်ကန်ခဲ့ကြသော်လည်း၊ သနားကြင်နာခြင်းနှင့် ခွင့်လွှတ်ခြင်းတို့သည် အကျွန်ုပ်တို့၏ ဘုရားသခင် ထာဝရဘုရားနှင့် သက်ဆိုင်ပါ၏။ ထို့ပြင် အကျွန်ုပ်တို့သည် ကိုယ်တော်၏ ကျွန်ပရောဖက်များအားဖြင့် အကျွန်ုပ်တို့ရှေ့၌ ချထားတော်မူသော ပညတ်တရားများအတိုင်း လိုက်လျှောက်ရန်၊ အကျွန်ုပ်တို့၏ ဘုရားသခင် ထာဝရဘုရား၏ အသံတော်ကို မနာခံခဲ့ကြပါ။ ဟုတ်ပါ၏၊ အစ္စရေးအပေါင်းတို့သည် ကိုယ်တော်၏ တရားတော်ကို လွန်ကျူးခဲ့ကြပါပြီ။ ကိုယ်တော်၏ အသံတော်ကို မနာခံလိုသောကြောင့် လွဲချော်ထွက်ခွာခဲ့ကြပါပြီ။ ထို့ကြောင့် ကျိန်ခြင်းနှင့် ဘုရားသခင်၏ ကျွန် မောရှေ၏ ပညတ္တိကျမ်း၌ ရေးထားသော ကျိန်ဆိုချက်သည် အကျွန်ုပ်တို့အပေါ် သွန်းလောင်းခြင်းခံရပါ၏။ အကြောင်းမူကား အကျွန်ုပ်တို့သည် ကိုယ်တော်ကို ဆန့်ကျင်၍ အပြစ်ပြုခဲ့ကြသောကြောင့် ဖြစ်ပါ၏။ ထို့ပြင် ကိုယ်တော်သည် အကျွန်ုပ်တို့အပေါ်၌လည်းကောင်း၊ အကျွန်ုပ်တို့ကို တရားစီရင်သော တရားသူကြီးများအပေါ်၌လည်းကောင်း ပြောဆိုတော်မူခဲ့သော နှုတ်ကပတ်တော်များကို အကျွန်ုပ်တို့အပေါ် မဟာဘေးအန္တရာယ်တစ်ရပ်ကို ကျရောက်စေခြင်းအားဖြင့် အတည်ပြုတော်မူခဲ့ပါ၏။ အကြောင်းမူကား ကောင်းကင်အောက် အရပ်ရပ်၌ ယေရုရှလင်အပေါ် ပြုခဲ့သကဲ့သို့ ပြုခြင်းမျိုး မရှိခဲ့ပါ။

Seperti yang tertulis dalam hukum Musa, segala malapetaka ini telah menimpa kami; namun kami tidak memohon belas kasihan di hadapan TUHAN, Allah kami, supaya kami berbalik dari segala kesalahan kami dan memahami kebenaran-Mu. Sebab itu TUHAN telah berjaga-jaga atas malapetaka itu dan mendatangkannya ke atas kami; karena TUHAN, Allah kami, adil dalam segala perbuatan yang dilakukan-Nya; sebab kami tidak menaati suara-Nya. Dan sekarang, ya TUHAN, Allah kami, yang telah membawa umat-Mu keluar dari tanah Mesir dengan tangan yang kuat, dan telah membuat nama-Mu termasyhur, seperti pada hari ini; kami telah berdosa, kami telah berbuat fasik. Ya Tuhan, menurut segala kebenaran-Mu, aku mohon, biarlah murka-Mu dan kehangatan amarah-Mu berbalik dari kota-Mu Yerusalem, gunung-Mu yang kudus; sebab oleh karena dosa-dosa kami dan oleh karena kesalahan nenek moyang kami, Yerusalem dan umat-Mu telah menjadi cela bagi semua orang di sekeliling kami. Maka sekarang, ya Allah kami, dengarkanlah doa hamba-Mu dan permohonannya, dan biarlah wajah-Mu bercahaya atas tempat kudus-Mu yang sunyi sepi, oleh karena Tuhan. Ya Allahku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah; bukalah mata-Mu dan lihatlah kehancuran kami, dan kota yang disebut dengan nama-Mu; sebab kami tidak menyampaikan permohonan kami ke hadapan-Mu berdasarkan kebenaran kami, melainkan berdasarkan rahmat-Mu yang besar. Ya Tuhan, dengarlah; ya Tuhan, ampunilah; ya Tuhan, perhatikanlah dan bertindaklah; janganlah berlambat-lambat, oleh karena diri-Mu sendiri, ya Allahku; sebab kota-Mu dan umat-Mu disebut dengan nama-Mu. Sementara aku masih berbicara, berdoa, dan mengakui dosaku dan dosa umatku Israel, serta menyampaikan permohonanku di hadapan TUHAN, Allahku, demi gunung kudus Allahku; ya, sementara aku masih berbicara dalam doa, orang itu, Gabriel, yang telah kulihat dalam penglihatan pada mulanya, terbang dengan cepat menghampiriku kira-kira pada waktu persembahan petang. Ia memberi pengertian kepadaku, berbicara dengan aku, dan berkata, “Hai Daniel, sekarang aku datang untuk memberikan kepadamu hikmat dan pengertian.” Daniel 9:2–22.